Surat kabar Amerika “The Wall Street Journal” sebelumnya mengungkap, untuk menghindari kerugian manusia yang ditanggung dalam berbagai konflik, Israel mengembangkan armada robot mekanik tempur yang beroperasi secara otomatis di udara, laut dan darat. Para ahli memperkirakan bahwa sepertiga pasukan militer penjajah Israel dari robot dalam waktu 10 hingga 15 tahun mendatang.
Seperti dikutip islamonline, dari The Wall Street Jyurnal, dikatakan, “Ketidakmampuan menanggung kerugian dalam konflik selama lebih dari enam puluh tahun perang dan pengembangan teknologi canggih telah membuat Israel sebagai salah satu negara terkemuka di dunia menciptakan robot militer.”
Kepala Departemen Teknologi Angkatan Udara Israel Erwin Berebe mengatakan, “Kami mencoba membuat alat yang bekerja secara otomatis di semua lokasi medan perang, sebagai alternatif dari pasukan manusia. Hal itu akan memungkinkan untuk melakukan lebih banyak tugas-tugas tanpa membahayakan nyawa setiap tentara.”
0 Komentar untuk "Sepertiga Tentara dari Robot"